Orang Asli Dogiyai Susah Mendapat Pekerjaan | Ewawa Magazine

 



Problem mencari pekerjaan di Dogiyai sangatlah tidak mudah walaupun sudah memiliki ijazah sarjanah dan harus tungu beberapa tahun lalu bisa mendapat lapangan kerja itu pula kalau ada orang dalam yang kita kenal. Kadang orang asli dogiyai di angap tidak mampu dalam pekerjaan di kantor maka yang mudah dapat pekerjaan untuk kerja di kantor adalah bukan orang asli Dogiyai. Semacam seperti ini mengundang ketidak sejahteraan terhadap kehidupan orang asli Dogiyai.

Kepala bagian atau Bupati juga kadang angap orang pendatang itu lebih pintar dari pada orang asli Dogiyai maka pake mereka untuk kerja di tempat yang kosong and itu terjadi. Sebaiknya pake orang asli Dogiyai yang nganggur tungu pekerjaan bertahun-tahun walaupun telah selesai sarjanah dari Pendidikan nya tetap sama saja terjadi karena mereka harus tungu test penerimaan pegawai kemudian itu pun belum tentu dia akan tembus atau tidak karena yang harapan besar akan tembus ialah yang punya uang atau ada orang yang kenal dalam Pemerintahan. Seharusnya utamakan orang asli Dogiyai untuk membangun Dogiyai bersama dan sayang sekali tidak di lakukan itu.

Apa bila kita utamakan orang-orang pendatang maka kita punya orang sendiri akan mengalami kesusahan dalam mendapatkan pekerjaan karena sudah diisi tempat-tempat pekerjaan oleh pendatang yang hanya membutuhkan nafka bukan membangun Dogiyai dan akan tersingkirkan orang-orang kita yang sudah pintar dan memiliki gelar Sarjanah. Saya sebagai Mahasiswa Dogiyai mewakili masyarakat saya memohon kepada Pemerintah daerah khusus nya Bapak Bupati Kabupaten Dogiyai bahwa tolong utamakan orang asli Dogiyai jika ada penerimaan pegawai baru karna kita punya orang-orang ini akan tersingkirkan jika jabatan-jabatan nya telah diisi semua oleh pendatang-pendatang.

Problem cari pekerjaan ini bukan hanya di Dogiyai saja tetapi Kabupaten-Kabupaten lain di Papua juga masih terjadi demikian rupa. Saya sebagai anak mudah Papua yang membutuhan pembangun dalam Kesehatan, Ekonomi, Pendidikan dan yang lain-lain berharap masalah seperti ini segera akhiri di seluruh tanah Papua agar kita bangun tanah Papua bersama. Kesejahteraan kita akan terwujud jika kita utamakan kita punya orang-orang Papua dalam pekerjaan maupun di bidan yang lain karena orang yang baru datang dari luar Papua itu hanya cari nafka untuk hidup mereka bukan membangun Papua dan manusia Papua. Maka itu mari kita hilangkan masalah keutamaan kepada orang pendatang, sukuisme dan familisme yang akan singkirkan kita punya orang-orang Papua sendiri yang sedang membutuhkan pekerjaan di dalam pemerintahan jika tidak kemiskinan akan tambah meningkat dan banyak orang Papua yang akan nganggur.

 

Terima Kasih Untuk Perhatian dan telah kunjungi disini

God Bless

Penulis : @melki-bobii

Alamat: Honai 22

USA09/19/2023


Comments

Papular Post

PUISI NDUGAMA - Puisi Papua | Ewawa Magazine

Lagu - Tangisan Desember - Melki Bobii | Ewawa Magazine

Puisi-Kebangkitan Tuhan Yesus - Puisi Papua | Ewawa Magazine

Aspirasi sang pejuang-Puisi Papua | Ewawa Magazine

A Poetry of Suffering | Ewawa Magazine

Lagu - Berbagai cara - By Melki Bobii | Ewawa Magazine

Nelson Mandela - Fight for Freedom - Essay | Ewawa Magazine

Darling Stay with Me | Ewawa Magazine

I Seat here in the Silence - Simple poetry | Ewawa Magazine

Puisi untuk Sang Pejuang - Puisi Papua